FILTER POMPA VAKUM LVGE

“LVGE Memecahkan Kekhawatiran Anda tentang Filtrasi”

OEM/ODM filter
untuk 26 produsen pompa vakum besar di seluruh dunia

产品中心

berita

Panduan Pemilihan Filter untuk Unit Pompa Vakum Roots + Rotary Vane

Pada unit pompa vakum yang menggabungkan pompa Roots dan pompa baling-baling putar, pemilihan filter yang tepat sangat penting untuk stabilitas sistem dan perlindungan terhadap kontaminasi partikulat. Namun, kesalahan umum adalah menjumlahkan laju aliran kedua pompa atau menggunakan laju aliran pompa utama (Roots) sebagai satu-satunya kriteria untuk semua filter. Pendekatan "satu ukuran untuk semua" ini seringkali menyebabkan efisiensi filtrasi yang buruk, kecepatan pemompaan yang berkurang, dan bahkan kerusakan peralatan.

Logika pemilihan yang tepat mengikuti prinsip "konfigurasi terpisah per pompa, disesuaikan dengan kebutuhan," dengan strategi kompromi yang secara khusus diterapkan pada pemilihan filter saluran masuk.

1. Tolok Ukur Laju Aliran: Pompa Balik Putar sebagai Batas Bawah, Sambungan Pompa Roots sebagai Faktor Dominan

Secara teori, patokan laju aliran filter seharusnya didasarkan pada kecepatan pemompaan pompa baling-baling putar. Namun, karena filter saluran masuk dipasang langsung di port saluran masuk pompa Roots, filter yang terlalu kecil yang persis sesuai dengan kapasitas pompa baling-baling putar tidak dapat digunakan. Alasannya adalah port saluran masuk pompa Roots jauh lebih besar daripada port saluran keluar pompa baling-baling putar. Memilih filter hanya berdasarkan laju aliran yang lebih kecil akan menghasilkan sambungan yang sangat kecil yang tidak dapat dipasangkan dengan flensa berdiameter besar pompa Roots (misalnya, DN100 atau DN160). Memaksa sambungan seperti itu dengan reduktor akan menciptakan hambatan aliran yang sangat besar, yang akan sangat membatasi efisiensi saluran masuk pompa Roots atau bahkan mencegahnya untuk menyala.

Oleh karena itu, strategi kompromi yang tepat adalah: Gunakan kecepatan pemompaan kontinu pompa baling-baling putar sebagai batas aliran bawah, sementara ukuran sambungan port masuk pompa Roots digunakan sebagai kriteria pemilihan utama. Dalam praktiknya, Anda harus memilih filter yang sambungannya langsung sesuai dengan flensa pompa Roots (tidak memerlukan atau hanya memerlukan reduktor yang sangat pendek), dan laju aliran nominalnya sedekat mungkin dengan kecepatan pemompaan pompa baling-baling putar. Jika terjadi konflik, prioritaskan kompatibilitas sambungan, dengan mengizinkan laju aliran nominal filter sedikit lebih besar daripada kecepatan pompa baling-baling putar. Pendekatan "sambungan utama, kompromi aliran" ini melindungi pompa Roots dengan presisi yang memadai tanpa mengurangi kinerja pemompaan unit melalui peredaman yang berlebihan.

2. Pemilihan Filter Saluran Masuk: Keseimbangan Presisi dan Koneksi

Presisi Filter: Terlepas dari kompromi aliran, presisi filter saluran masuk harus dipilih secara ketat sesuai dengan persyaratan pompa Roots (biasanya 1-3μm) untuk menangkap debu berukuran mikron dan melindungi rotor presisinya. Jarak bebas rotor pada pompa Roots sangat minimal, sehingga sangat sensitif terhadap partikel. Persyaratan ini tetap tidak berubah meskipun dilakukan penyesuaian pada laju aliran atau ukuran sambungan.

Pencocokan Sambungan: Ukuran sambungan harus sesuai dengan port masuk pompa Roots. Biasanya, pompa Roots memiliki flensa vakum berdiameter besar seperti standar KF, ISO, atau DN (misalnya, DN100, DN160). Ini adalah batasan utama dalam proses pemilihan.

3. Pemilihan Filter Gas Buang: Kunci untuk Pengolahan Gas Buang Setelah Emisi

Filter buang biasanya dipasang di lubang keluaran pompa baling-baling putar. Fungsi utamanya adalah untuk memisahkan kabut minyak, sehingga memungkinkan emisi yang ramah lingkungan atau pemulihan minyak.

Aliran dan Sambungan: Tidak perlu kompromi di sini. Pemilihan harus benar-benar mengikuti aliran buang dan ukuran sambungan pompa baling-baling putar itu sendiri. Port buang pompa baling-baling putar biasanya berupa sambungan berulir kecil (misalnya, G3/4″, G1″). Filter buang terhubung langsung ke port ini.

Pertimbangan Fungsional: Karena pompa baling-baling putar membawa kabut oli yang signifikan dalam gas buangnya, filter harus memiliki fungsi koalesensi yang efisien (efisiensi ≥99,9%). Disarankan juga untuk melengkapinya dengan saluran pengembalian oli untuk mengarahkan oli yang telah disaring kembali ke pompa untuk digunakan kembali, sehingga mengurangi biaya perawatan.

Tinggalkan gagasan sederhana tentang penjumlahan aliran. Gunakan pompa baling-baling putar—pompa yang sebenarnya membuang gas—sebagai batas aliran bawah, sementara koneksi berdiameter besar pompa Roots digunakan sebagai kriteria pemilihan utama. Pendekatan ini mencapai keseimbangan optimal antara perlindungan dan kinerja.


Waktu posting: 05 Juni 2026